Siak -- Bupati Siak Afni Z juga mengingatkan para pejabat agar tidak hanya berorientasi pada urusan administratif pemerintahan. Mereka diminta memahami persoalan yang dihadapi masyarakat di wilayah masing-masing.
Menurut Afni, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab besar karena kebijakan dan pelayanan pemerintahan berhubungan langsung dengan kehidupan sekitar setengah juta masyarakat Siak.
Ia mencontohkan kondisi sektor perkebunan yang menjadi salah satu penopang perekonomian daerah. Karena itu, camat dan lurah diminta peka terhadap berbagai persoalan yang dapat memengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kalau harga sawit anjlok atau kebakaran hutan dan lahan menyala di mana-mana, itu akan dirasakan dampaknya oleh masyarakat dan mengganggu aktivitas dan pertumbuhan ekonomi kita,” ujarnya, Rabu (2/8/2026).
Afni menilai kondisi tersebut membutuhkan respons cepat dari jajaran pemerintah di tingkat wilayah. Menurut dia, camat dan lurah tidak boleh bersikap pasif ketika persoalan ekonomi maupun sosial muncul di tengah masyarakat.
“Jika harga TBS anjlok lalu camat dan lurahnya cuek saja, itu akan berdampak buruk bagi Kabupaten Siak,” katanya.
Afni mengatakan pengawasan terhadap kinerja ASN kini semakin terukur karena didukung sistem digital dan penerapan manajemen talenta.
Dengan sistem tersebut, ia berharap proses pengembangan karier ASN dapat berlangsung secara lebih transparan dan objektif.
Ia kembali mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar menjadikan jabatan sebagai kesempatan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Selamat bertugas dan berikan yang terbaik untuk rakyat,” ujar Afni.
Dengan pelantikan tersebut, Pemkab Siak berharap para pejabat yang mendapat amanah baru mampu bekerja berdasarkan target, kompetensi, dan kebutuhan pelayanan masyarakat, sekaligus memperkuat birokrasi yang profesional dan berorientasi pada hasil.
(Dep/MC Siak)
