Dayun,-- Memasuki hari ke 5 Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Siak terus melakukan pemadaman dan pendinginan api di Sukamulya, Dayun, Kabupaten Siak.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Siak Novendra Kasmara, lahan yang terbakar mencapai 17 Hektar. Hingga saat ini, tim gabungan terus melakukan pendinginan di lahan gambut yang terbakar.
"Memasuki hari ke 5 Karhutla di Karhutla Sukamulya, Dayun. Tim masih melakukan pemadaman dan pendinginan di lahan area gambut," kata Novendra, Kamis (10/9/2026).
Novendra menjelaskan, Karhutla di Sukamulya tantangan petugas dilapangan selain luasnya lahan yang terbakar ditambah angin kencang dan lahan gambut kering sangat cepat api menjalar.
"Vegetasinya selain gambut juga pandan daunnya kering dan sangat mudah terbakar. Api sangat cepat menjalar," kata dia lagi.
Karena itu, penambahan alat berat sangat dibutuhkan, selain memudahkan transportasi tim dilapangan menjangkau titik api. Juga membantu pembuatan parit dan sekat kanal.
"Kita mendapat tambahan 2 unit ekskavator dari Dinas PUPR Siak, memperkuat alat berat yang ada. Dikarenakan area yang terbakar cukup luas, strategi agar api tidak bertambah luas maka areal yang sudah dipadamkan kita bloking dengan kanal," kata dia.
"Satgas mulai membagi blok kerja, bersama alat berat bergerak ke area paling ujung usai di padamkan.membuat parit dan sekat kanal memutus mata rantai api agar tidak bertambah luas,' terang dia.
Sejak hari pertama pemadaman Karhutla Dayun selain dari darat juga di perkuat dari udara mengunakan helikopter water booming BNPB.
Pemadaman melihatkan dari TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, pemerintah kecamatan dan desa, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta PTPN V dan regu pemadam Perusahaan di wilayah sekitar.
(Dep/MC Siak)
