SIAK– Bupati Siak Afni Zulkifli mengajak pemerintah daerah, komunitas, dan pelaku ekonomi kreatif berkolaborasi menghidupkan potensi pariwisata melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan kreatif dan berkelanjutan.
Ajakan tersebut disampaikan Afni saat berdiskusi dengan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Siak serta Sentra Kreatif Lestari Siak (Skelas) dalam kegiatan Sentra Creative Space bertema Melayu Heritage di Tangsi Belanda, Kecamatan Mempura, Senin (19/10/2026).
Afni menilai, Kabupaten Siak memiliki banyak aset wisata dengan nilai sejarah dan cerita yang kuat, tetapi belum dimanfaatkan secara optimal. Karena itu, diperlukan gagasan baru untuk menghadirkan kegiatan yang mampu menarik wisatawan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Bagaimana kita memaksimalkan event-event, baik olahraga maupun wisata. Banyak aset wisata kita yang belum dimaksimalkan karena kita punya story yang kuat,” kata Afni.
Menurut dia, keterbatasan fiskal daerah perlu diimbangi dengan kreativitas dalam mengembangkan potensi wisata. Ia berharap muncul berbagai inovasi untuk menghidupkan destinasi wisata, khususnya di Kecamatan Mempura.
Afni juga menekankan pentingnya keterlibatan pemerintah kecamatan, pemerintah kampung, dan komunitas dalam merancang serta menyelenggarakan kegiatan yang sesuai dengan potensi lokal.
“Saya kira Mempura ini punya banyak potensi, ini tugas kita bersama. Camat juga harus bekerja keras, dengan penghulu dan komunitas bagaimana menghidupkan pariwisata di Mempura ini,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Skelas Muhammad Satria mengatakan, Sentra Creative Space merupakan program Skelas yang berfokus pada pemanfaatan ruang publik, bangunan bersejarah, dan destinasi wisata sebagai ruang aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), seni budaya, serta ekonomi kreatif.
Ia menyatakan, Skelas siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Siak untuk menghadirkan ruang kreatif yang mendorong lahirnya gagasan baru bagi pengembangan pariwisata.
Melalui program tersebut, Skelas berharap berbagai kegiatan dapat diselenggarakan secara berkelanjutan, mulai dari pertunjukan seni dan budaya, bazar UMKM, hingga penulisan buku dan kegiatan kreatif lainnya.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuat destinasi wisata di Kabupaten Siak semakin aktif, memperluas ruang bagi pelaku ekonomi kreatif, serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setem.
(Angga/MC Siak)
